CHAPTER 1
Jadi pada suatu hari, Dea, Jeffry, Dean,
Selina dan Fathin mendapatkan suatu lotere liburan ke Jepang untuk 5 orang. Maka
alhasil, berangkatlah mereka ke negeri matahari terbit tersebut. Tetapi ketika
mereka sampai di bandara Narita, ternyata Guide yang seharusnya menjemput
mereka tidak bisa datang karena meriang. Mereka pun dengan terpaksa naik bis
karena menghemat ongkos disana dengan bekal google maps bertulisan kanji dan
keberuntungan.
Dean: “Yo sob, inget, 45 menit lagi kita
turun sob. Jangan ada yg kelewatan ataupun ketiduran ya.”
All: “Iyo”
Tetapi karena pengaruh Jetlag, alhasil,
mereka pun tertidur dalam perjalanan. Sebangunnya mereka, ternyata mereka
berada di pemberhentian terakhir dan tidak tahu itu dimana.
Dean: “Weh, gimana nih sob, gw gak tau
kita sekarang dimana.”
Fathin: “bunny~~ takuuut~”
Dea: “Ya mau gak mau Tanya orang lah ya.”
Jeffry: “Tapi ini tempat kok sepi kayak
kuburan ya…”
??? : “kalian tersesat?”
Kelimanya mendengar sesesorang bicara
tetapi setelah mereka tengok kanan kiri depan belakang tidak ada siapa-siapa.
Selina: “Itu suara dateng dari mana tuh?
Jangan-jangan…”
???: “Oi oi, dibawah sini”
(semua melihat ke bawah)
Reborn: “Saya reborn, apa kalian
tersesat?”
All: *fangirl squealing*
Fathin: *cubit2 reborn* “Bunny Bunny!! Ini apaan sih? Kok bonekanya bisa
ngomong??”
Selina: “Tin, itu alien kali?”
Dean: “Lemme seeee!!” *tarik reborn dari
fathin* *examines carefully*
Reborn: “ahsdaldjaadoua; apa apaan
kalian!”
??? : “Rebooorn! Rebooorn! Kau dimana
rebooorn??”
Reborn: *melepaskan diri dari dean dan
nemplok di Tsuna* “Tsunaa~ mereka nge-bully aku”
Tsuna: “Eeeh? Apa kamu berbuat sesuatu
lagi?” *melihat yg lain* “Ah, kalian pasti turis ya? Apa kalian tersesat?”
Selina: *bisik ke fathin* “Tin tin,
tipe-tipe lo tuh yg fresh imut-imut”
Fathin: “apa sih sel?!”
Dean: “Ssst! Iya kita tersesat. Kami mau
pergi ke alamat ini tapi malah tersesat” *ngasih alamatnya ke Tsuna*
Tsuna: “Oooh….sekarang sudah gelap jadi
lebih baik kalian menginap dirumahku dulu ya.”
All: “Yaaaay!”
*sesampainya di rumah Tsuna*
Gokudera: “JUUDAIME!! ANDA KEMANA SAJA!!!”
Tsuna: “G-gokudera-kun, aku menemukan
beberapa orang tersesat dan tadi reborn menghilang.”
Selina: “MUGYAAAA!!!” *squealing &
fainted*
All: “SEL SEL?!!? LO KENAPA?!”
Gokudera: “U-UOOH?! ADA APA INI?! SEGERA
SIAPKAN KAMAR DAN ES!!” *ngangkut Selina ke kamar*
Dean: “M-maaf sebesar-besarnya”
Tsuna: “T-tidak apa kok….ah, sebentar
lagi makan malam jadi kita langsung ke ruang makan dulu saja yuk.”
*semuanya mengikuti Tsuna*
Begitu sampai di ruang makan dan duduk di
antara penghuni rumah tersebut, maka mereka pun terkejut akan apa yang mereka
lihat di depan mata mereka.
Dea: “De…jangan-jangan ini…”
Dean: “Sst….jangan berkata apa-apa lagi
sob. Ini dunia gw.”
Tsuna: “Nah semua, silahkan dimakan.”
Hibari: *membiarkan hybird makan*
Mukuro: “aaah~ tidak boleh hibari sayang,
itu buatmu bukan untuk ayam.” *menarik piring Hibari* “Nah, sini daku suapin
aja ya.”
Hibari: “gak mau…”
Mukuro: “Ayolah sayang~”
Dea: *reflek moto*
Mukuro: “Oya oya, ternyata kita punya
fans lho Hiba-chan. Kamu ngefans sama daku? Nanti malem dateng aja ya ke
ka-mar-ku ;D” *wink*
Dea: *mimisan* *ambil tissue* *stay
frosty*
Dean: “AARGH! Pusing gw!” *berdiri* “gw
mau ke toilet dulu!” *ke toilet*
Yamamoto: “Jadi, kalian darimana?”
Jeffry: “Dari Indonesia”
Yamamoto: “hooo, lumayan menarik juga ya.”
Ryohei: “Daripada itu, kamu!” *nunjuk
jeffry* “apa kamu benar-benar pria
sejati?”
Jeffry: “H-hah?”
Ryohei: “Kau terlihat melambai! Dan kau
panggil dirimu sendiri lelaki?!?!”
Jeffry: *poker face*
Ryohei: “Baiklah!! Sekarang juga akan
kulatih kau!!!” *geret paksa Jeffry ke gym*
Jeffry: “Gak mauuuuu!!” *ngais2 karpet*
Ryohei: “Ayooooo!” *tarik*
JEDUAR!
PRANG!
Xanxus: “MUAHAHAHAAH! SAWADA! GUE UDAH
NYANDERA TEMEN LO DISINI! CEPET KE MARKAS VARIA SEKARANG JUGA KALO LO MAU DIA
KEMBALI!!”
Tsuna: “XANXUS?!”
Dea, Jeffry, Fathin: “NUOOOH!!!
DEAAAAAAN!!!”
Xanxus: “Kutunggu kau! Muahahahahahahaah!”
Xanxus yang merupakan pemimpin Varia,
kelompok mafia musuh Vongola yang dipimpin Tsuna telah menculik Dean,
bagaimanakah nasibnya selanjutnya??
To be continued